LAZNAS Dewan Dakwah - Islam menurut etimologi atau bahasa mempunyai arti tunduk, patuh, dan berserah diri.
Islam juga dapat berarti mengakui secara lisan, meyakini dengan hati serta berserah diri kepada Allah Azza wa Jalla berdasarkan semua yang telah ditentukan dan ditakdirkan, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala tentang Nabi Ibrahim Alaihissallam[1] :
إِذْ قَالَ لَهُ رَبُّهُ أَسْلِمْ ۖ قَالَ أَسْلَمْتُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ
“(Ingatlah) ketika Rabb-nya berfirman kepadanya (Ibrahim), ‘Berserahdirilah!’ Dia menjawab: ‘Aku berserah diri kepada Rabb seluruh alam.’” [Al-Baqarah/2: 131]
Dari firman Allah tersebut dapat dimaknai bahwa hakikat islam sendiri artinya adalah berserah diri kepada Allah.
Atas segala hal yang telah Allah berikan kepada setiap ciptaannya. Umat muslim pun diperintahkan untuk berserah diri.
Dalam artian segala hal yang telah Allah tetapkan terjadi. Harus diterima dengan baik dan ikhlas serta menyerahkan segala yang terjadi juga kepada Allah.
Oleh karena itu pula, segala hal yang dilakukan seyogyanya dapat mengambil pelajaran dari Al-Quran untuk
selalu berserah diri kepada Allah. Semoga segala hal yang terjadi dapat menjadi hikmah bagi setiap individu yang menemuinya, Insyaallah.