ZAKAT SAHAM

Saham pun Wajib Dizakati

Zakat kontemporer mencakup jenis-jenis objek zakat yang luas, salah satunya saham.

Saham adalah bagian tertentu dari kepemilikan suatu badan usaha.

Setiap akhir tahun, para pemilik saham mendapatkan deviden/ keuntungan perusahaan, termasuk juga kerugiannya. Pada saat itulah kewajiban zakat jatuh kepada pemilik saham.

Saham tergolong objek zakat karena termasuk harta yang dapat dijual-belikan. Pemiliknya akan mendapatkan keuntungan dari hasil penjualannya. Hal itu serupa dengan barang dagang.

Mu’tamar Internasional pertama mengenai zakat di Kuwait (29 Rajab 1404) telah menetapkan saham sebagai salah satu harga yang wajib dizakati.

Penghitungan zakat saham dianalogikan dengan zakat perdagangan, baik nishab maupun kadarnya. Nisabnya sebesar 85 gram emas dan kadar yang wajib dikeluarkan adalah 2.5 persen.

“Apabila engkau telah mengeluarkan zakat harta engkau, maka engkau telah melaksanakan kewajiban”. (HR. At-turmudzi)

“Keluarkanlah oleh kamu sekalian zakat harta kamu sekalian”. (HR. Abu Hurairah).

Yuk zakatkan sahammu! Raih keberkahannya dengan mencetak dan menghadirkan para dai ke penjuru Nusantara!

Klik : TUNAIKAN ZAKAT SEKARANG