ZAKAT PROFESI

jadikan gaji kekal abadi

Yang dimaksud dengan zakat profesi adalah zakat dari penghasilan yang didapat dari keahlian tertentu, seperti dokter, arsitek, guru, penjahit, da’I, mubaligh, pengrajin tangan, pegawai negri dan swasta.

Penghasilan seperti ini di dalam literatur fiqh sering disebut dengan almal al-mustafad (harta yang didapat). Dasar diwajibkan zakat profesi adalah firman Allah subhanahu wata’ala:

“Dan pada harta-harta mereka, ada hak untuk orang–orang yang meminta dan orang-orang miskin yang tidak mendapatkan bagian .” (Qs. adz-Dzariyat: 19)

Hal ini dikuatkan dengan firman Allah subhanahu wata’ala:

“Wahai orang-orang yang beriman, bersedekahlah (keluarkanlah zakat) dari apa yang baik- baik dari apa yang kalian usahakan“ (Qs. al-Baqarah: 267).

Dalam Muktamar Internasional Pertama tentang Zakat di Kuwait pada tanggal 29 Rajab 1404 H, yang bertepatan dengan tanggal 30 April 1984 M, para peserta sepakat akan wajibnya zakat profesi jika sampai pada nishab, walaupun mereka berbeda pendapat tentang cara pelaksanaannya.

Cara Mengeluarkan Zakat Profesi

Zakat profesi ketentuannya diqiyaskan pada zakat perdagangan. Artinya, nishab, kadar dan waktu mengeluarkannya sama dengan zakat perdagangan. Nishabnya senilai 85 gram emas, kadarnya 2,5 persen dan waktu mengeluarkannya setahun sekali setelah dikurangi kebutuhan pokok.

Sebagai contoh: Seorang pegawai swasta berpenghasilan setiap bulannya Rp. 10.000.000,. Ia mempunyai tabungan di Bank Rp. 30.000.000,-. Kebutuhan pokoknya perbulan Rp. 3.000.000,-. Utang untuk mencicil rumah perbulan Rp. 1.000.000,- maka cara penghitungan zakatnya adalah:

1. Gaji Bulanan Rp. 10.000.000 X 12 bulan Rp. 120.000.000,
2. Tabungan di Bank sudah berlalu satu tahun Rp. 30.000.000,
—————————– +
Jumlah hartanya selama satu tahun Rp 150.000.000,
3. Kebutuhan Pokok Rp. 3.000.000,- X 12 bulan Rp. 36.000.000,-
4. Cicilan rumah Rp. 1.000.000, -X 12 bulan Rp. 12.000.000,-
—————————– +
Saldo Rp. 102.000.000,
Jadi, jumlah harta yang harus dizakati adalah :
Rp. 102.000.000 x 2,5 % = Rp. 2.550.000,

.


Referensi : DR. Ahmad Zain An Najah, Lc, MA, Ketua Majelis Fatwa dan Pusat Kajian Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (www.ahmadzain.com)

Yuk Hitung Zakat Profesi mu

Kalau kamu masih bingung berapa jumlah yang harus disalurkan dan kemana penyalurannya, kamu bisa menghitung dan membayar zakat lewat kalkulator zakat.

Klik : KALKULATOR ZAKAT