ZAKAT PERUSAHAAN

Perusahaan dibagi menjadi dua macam:

  1. Perusahaan yang bergerak dalam bidang penyewaan, maka cara mengeluarkan zakat seperti dalam zakat properti dan barang sewaan lainnya.
  2. Perusahaan yang bergerak dalam produksi barang dan penjualannya, maka cara mengeluarkan zakatnya seperti zakat perdagangan.
    Perusahaan yang menjual hasil produknya akan terkena kewajiban zakat pada hal-hal di bawah ini:

Perusahaan yang menjual hasil produknya akan terkena kewajiban zakat pada hal-hal di bawah ini:

  1. Pertama: Harta yang berbentuk barang dagangan, tidak ada kewajiban zakat pada harta yang berupa sarana prasana.
  2. Kedua: Harta dalam bentuk uang tunai, baik yang disimpan dalam perusahaan ataupun yang disimpan di bank-bank.
  3. Ketiga: Harta yang masih dalam bentuk piutang, yang kemungkinan akan dibayarkan.
  4. Keempat: Keuntungan dari perusahaan tersebut. Jika perusahaan sudah mengeluarkan zakatnya sebelum pembagian keuntungan, maka para pemilik perusahaan tersebut, tidak lagi ada kewajiban untuk mengeluarkan zakat dari uang hasil perusahaan tersebut, supaya tidak terjadi dua kali pembayaran zakat.

Jika perusahaan tersebut belum mengeluarkan zakatnya, maka para pemilik perusahaan tersebut harus mengeluarkan zakatnya.

Ini sesuai Keputusan Muktamar Internasional Pertama tentang Zakat di Kuwait pada tanggal 29 Rajab 1404. Tetapi harta lain yang dimilikinya dari sumber lain harus dizakati jika sudah memenuhi syarat kewajiban zakat.

Contoh cara menghitung zakat perusahaan :

Sebuah perusahaan memproduksi lemari kayu pada akhir tahun 31 Desember 2013 mempunyai:

1. Aset 30 lemari Rp 60.000.000,
2. Keuntungan Rp. 10.000.000,
3. Uang tunai Rp. 30.000.000
—————————— +
Jumlah Rp. 100.000.000,
4. Gaji Pegawai Rp. 20.000,000
5. Utang Rp. 20.000.000,-
—————————— +
Saldo Rp. 60.000.000,

Berarti zakat yang harus dikeluarkan pertahunnya adalah: 60.000.000 X 2,5 % = Rp.1.500.000,-

Referensi : DR. Ahmad Zain An Najah, Lc, MA, Ketua Majelis Fatwa dan Pusat Kajian Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (www.ahmadzain.com)


Yuk mulai zakat ke Laznas Dewan Da’wah

Klik : KALKULATOR ZAKAT