WAKAF PERAHU

‘’Sekali nyebrang 200-350 ribu,’’ tutur guru ngaji pedalaman Aceh, Ustad Asrof Abdu. Padahal dalam sekali melakukan perjalanan dakwah, ia harus menyebrang 2-3 kali naik perahu untuk menjangkau 7 desa di 3 pulau yang berbeda.

Untuk sekali menjalankan dakwah di perbatasan Aceh ini, ia mesti merogoh kocek sekitar 1 juta. Jumlahnya akan menjadi semakin besar ketika dakwah ini dilakukan secara kontinu.

Ustadz Asrof yang tinggal di Aceh Singkil, rutin sebulan sekali menjenguk para mualaf dan Muslim minoritas di Kepulauan Banyak.

Di sanalah, ia menguatkan akidah para Muslim, menyampaikan nasihat dakwah, dan membimbing mereka menjalankan ibadah dengan baik dan benar.

Ustadz Asrof membutuhkan bantuan armada berupa perahu antar-pulau untuk berdakwah, yang akan mempermudah mobilitasnya menyampaikan Islam di perbatasan Indonesia. Juga untuk membantu mengangkut komoditas usaha jamaah binaannya.

Sahabat pendukung dakwah, jangan biarkan luar biasanya dakwah Ustadz Asrof terhenti. Akan banyak saudara di perbatasan yang terputus bimbingan dakwah.

Yuk kita bersama-sama mewujudkan kapal dakwah untuk Ustadz Asrof dan guru ngaji pedalaman lainnya yang membutuhkan.

Klik : DONASI SEKARANG