WAKAF MASJID

Nafas pendek Ustadz Sigit tersengal-sengal menanjak jalan berbatu ke pedalaman Gunung Tokala. Lelahnya tak ia risaukan, apalagi menolerir.

Guru Ngaji pedalaman ini mesti bolak balik melewati medan berat sambil mengangkut material bangunan.

Hutan belantara, jalan berlumpur dan berbatu, bahkan sungai dangkal lawan arus harus ditaklukannya. Sekali perjalanan itu menelan jarak amat jauh 25 KM.

Luar biasanya, Ia terus melaksanakan amanah ini hanya dengan mengendarai sepeda motor.

Jika Ustadz Sigit berangkat pagi buta dari bawah (Kec Mamosalato), barulah sore hari akan tiba di atas (Dusun Ngoyo di Gunung Tokala).

Sahabat pendukung dakwah, setelah sekian tahun Muslim pedalaman Dusun Ngoyo, Desa Manyo’e, Kec Mamosalato, Kab Morowali, kini harapan mereka bisa punya Masjid sudah di depan mata.

Kini, saatnya kita berangkul tangan mewujudkan harapan Muslim pedalaman Ngoyo yang ingin dapat shalat berjamaah, ngaji, dan beraktivitas ibadah lainnya dengan nyaman di masjid permanen.

Pengen punya amal jariyah buat Muslim di Pedalaman yang mengalirkan pahala terus menerus?

Yuk saatnya berinvestasi untuk berbahagia di kehidupan yang kekal, akhirat dengan mewujudkan pembangunan masjid di Ngoyo dan berbagai titik pedalaman lainnya!

Klik : DONASI SEKARANG