Meraih mabrur dengan qurban, laznas dewan dakwah

Meraih Mabrur dengan Qurban

Laznas Dewan Dakwah

LAZNAS DEWAN DAKWAHDalam suasana genting corona, lebih dari 221 ribu calon Jemaah Indonesia harus rela batal ke tanah suci. Baju ihram putihpun harus kembali dikemas dalam almari. Impian menjadi haji mabrur tidak dapat diwujudkan tahun ini. (Meraih Mabrur dengan Qurban)

Penularan covid-19 yang angkanya terus bergerak signifikan di Indonesia, dikhawatirkan akan memperburuk keadaan. Interaksi antarorang yang sangat dekat ketika berhaji, memunculkan potensi penularan Covid-19 yang sangat besar.

Namun, niat mulia dan kesungguhan hati menjadi haji mabrur tidaklah lantas akan sia-sia.

Masih ada 1 ibadah utama yang dilaksanakan di hari besar kita Idul Adha. Tiada lain, kecuali teladan ber-Qurban dari Ibrohim AS dan Ismail AS untuk mempedulikan kanan-kiri kita.

Ada sebuah kisah nyata dari Damaskus yang batal berangkat haji namun memperoleh predikat Haji Mabrur.

Ialah Muwaffaq yang selama 40 tahun mengumpulkan uang perjalanan haji 350 dirham dari hasil berjualan sepatu, tetapi ketika sudah cukup malah diberikannya kepada suadara fakir-miskin yang tidak berpunya, kesulitan, lapar, dan tidak ada uang sama sekali untuk membeli makanan.

Muwaffaq memberikan pesan bagi kita bahwa sesungguhnya haji adalah amalan yang utama. Namun, menyantuni anak yatim, orang miskin, dan telantar adalah amalan yang lebih utama.

Karena beribadah haji hanya untuk kepentingan pribadi, sedangkan menyantuni anak yatim dan memberi makan fakir miskin menjadi ibadah sosial yang manfaatnya jauh lebih besar.

Mari kita kumpulkan semangat mabrur haji tahun ini dengan memberikan persembahan Qurban terbaik bagi sauadara-saudara kita yang kini tengah kesulitan terdampak Covid-19! (Meraih Mabrur dengan Qurban)

Update berita lainnya :

Bagikan:

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*