tobelo

Kiat Dakwah Qur’an di Tobelo

Laznas Dewan Dakwah

LAZNAS DEWAN DAKWAH – Anak-anak pedalaman yang rata-rata baru kenal Qur’an, diajak menghafalkan? Masya Allah, pekerjaan dakwah yang beraaat.

Tapi Ustadz Hasbullah Labadu dan istrinya, Ustadzah Indriani, punya cara untuk mengatasi kemusykilan itu. Pasangan guru ngaji yang berdakwah di di Desa Rawajaya, Kec Tobelo, Kab Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, ini menerapkan CBSA; Cara Belajar Santri Asyik.

Selain klasikal, mereka juga mengemas pengajaran Al-Qur’an dengan metode outdoor.

Sarjana alumnus STID Mohammad Natsir itu misalnya mengemas kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit), Lomba Tahfidz Qur’an, Cerdas Cermat, dan Lomba Pidato.

Dakwah pun juga mereka bentangkan di alam terbuka dengan mengajak serta seluruh anak binaan (35 orang) untuk rihlah ke Wisata Air Panas, Desa Mamuya.

‘’Alhamdulillah, Kami senang dengan acara ini. Kami jadi bersemangat menghafal Qur’an dan mengaji agama,’’ tutur salah satu santri bernama Zakaria (10).

Bagikan:

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*