Dakwah Islam – Salimah, Sarjana Komunikasi Islam alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir angkatan IV. Ia kini membina umat di kampung halamannya, di Dusun Sidang, Desa Matang Labong, Kec Tebas, Kab Sambas, Kalimantan Barat.

Kecamatan ‘’Jeruk Pontianak’’ Tebas dihuni mayoritas Muslim dan warga lain yang beragama Kristen, Khatolik, Hindu, Buddha, serta Konghucu.

‘’Saya merasakan, ternyata mengabdi di kampung sendiri tidak mudah. Rasanya lebih sulit dibandingkan berdakwah di negeri orang,’’ Ustadzah Salimah mengakui.

Namun, seperti petuah Asaatidz STID Natsir, dakwah pasti banyak tantangan yang dihadapi, dan seorang da’iyah dituntut untuk tetap sabar dan ikhlas dalam menjalankan tugasnya dengan hanya mengharap keridhoan Allah SWT.

Mulanya, Salimah bersilaturahmi ke jamaah Masjid Al-Ijtihad Sidang. Ia mengikuti taklim sekali seminggu pada Jum’at siang sampai sore. Pesertanya tak lebih dari 9 orang.

‘’Awalnya, saya diberi kesempatan untuk menyampaikan taushiyah selama 15 menit, usai ustadzah utama memberikan ceramahnya,’’ kenang Salimah.

Seiring berjalannya waktu, ia diamanahi untuk mengampu kegiatan di TPA, dengan dibantu Ismawati. TPA diselenggarakan setiap Kamis dan Ahad, jam 14.00 sampai jam 16.00.

Pada awalnya, minat anak untuk mengikuti TPA cukup tinggi, tampak dari banyaknya yang hadir. Tetapi, lama-kelamaan jumlah santri yang hadir semakin berkurang. Kadang-kadang 5 anak, bahkan kadang cuma 3 anak. Dan, wajahnya bisa berganti-ganti.

Kurangnya minat anak, dimaklumi karena nyaris tidak ada dukungan dari orangtua mereka. Bahkan ada sebagian orangtua yang masih menganggap kegiatan TPA sia-sia belaka.

‘’Tapi, kami tidak boleh berhenti. Dakwah harus jalan terus. Generasi belia Islam kudu dipersiapkan dengan baik,’’ tekad Ustadzah Salimah.

Untuk mendukung dakwah pedalaman seperti yang dilakukan Ustadzah Salimah dan para istri da’i, Ramadhan ini insyaAllah Laznas Dewan Da’wah mengemas Program Bingkisan Ramadhan untuk Istri Da’i Pedalaman (Idaman).

Paket Idaman terdiri seperangkat busana muslimah (gamis, jilbab), mukena, Qur’an Tarjamah, dan sarana perawatan diri. Paket ini bernilai Rp 1,5 juta.

d sutanandika Rp 200.232
Rully Noviandar Rp 2.000.141
Sana Rp 200.172
Total Donasi Rp 2.400.545

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*