
LAZNAS Dewan Dakwah - Alhamdulillah, pada Sabtu (20/5) lalu tim Laznas Dewan Dakwah berkesempatan turun dan melihat langsung proses panen madu multiflora di salah satu kampung binaan da'i, Kampung Oeselaen, Desa Akle, Pulau Semau Selatan, Nusa Tenggara Timur..jpg.webp)
Pulau Semau adalah salah satu pulau kecil yang berada di bagian barat Pulau Timor. Berjarak 20KM dari Kota Kabupaten Kupang. Pulau Semau yang kecil ini menyimpan banyak sekali keindahan. Garis pantai dan laut birunya menjadi bukti keeksotisan Indonesia. Nelayan dan budidaya rumput laut menjadi mata pencaharian masyarakatnya sehari-hari.
Dan ternyata, Pulau Semau masih menyimpan hasil hutan yang alami. Potensi tersebut disadari dan ikut dikembangkan oleh Laznas Dewan Dakwah.
Madu yang diberi nama Madu A Bee tersebut merupakan produk alami yang diproduksi oleh masyarakat Kampung Oeselaen, Desa Akle, satu-satunya kampung Muslim yang ada di Kecamatan Semau Selatan yang juga merupakan kampung binaan da'i Dewan Dakwah..jpg.webp)
"Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berpikir."
(QS. An-Nahl : 69)
"Madu mulitiflora ini punya kandungan flavonoid, vitamin dan mineral sampai enzim. Bisa membantu meredakan radang, menurunkan angka kolesterol, tekanan darah juga mengontrol gula darah. Madu itu berkah untuk manusia dari Allah melalui lebah, dan dicontohkan oleh Rasulullah," terang Ramadhana, Tim Program Laznas Dewan Dakwah perihal khasiat madu.
Sahabat mau juga mencicipi madu asli Pulau Semau ini? In syaa Allah akan tersedia terbatas di Laznas Dewan Dakwah✨
Atau mau ikut kontribusi mendukung pemberdayaan madu asli Pulau Semau? Tentu saja, kamu bisa ikut mendukung hal tersebut, melalui⤵️
BANTU UMAT BERDAYA DI SINI