
LAZNAS Dewan Dakwah - Warga muallaf sekaligus minoritas muslim di Desa Air Sena, Kecamatan Siantan Tengah, Kabupaten Kepulauan Anambas sangat membutuhkan kehadiran dai yang bisa membersamai dan membina mereka.
.jpeg.webp)
Ketiadaan dai yang tinggal di desa ini membuat mereka sangat kekurangan guru ngaji yang bisa mengajar tentang Islam sebagai jalan hidup mereka. Karena itulah, mendengar kabar ini Ustadz Hisbullah berupaya untuk datang rutin untuk melakukan pembinaan.
“Pembina yang menetap di sana belum ada sampai saat ini, sedangkan mereka menginginkan untuk ada seorang ustadz yang menetap sehingga bisa kondusif kegiatannya,” kata Ustadz Hisbullah.
.jpeg.webp)
Ustadz Hisbullah, dai Dewan Da’wah yang mengabdi dan tinggal di Desa Air Asuk, Kepulauan Anambas, berupaya rutin datang ke Desa Air Sena untuk melakukan pembinaan. Meski perjalanannya tak mudah, karena harus menyeberang laut atau daratan yang berlumpur, namun tak menyurutkan tekad Ustadz Hisbullah untuk menghidupkan dakwah di Desa Air Sena.
Empat kali dalam sepekan, setiap hari Selasa, Rabu, Kamis, dan Ahad, Ustadz Hisbulah datang ke Desa Air Sena. Baru ada sekitar 13 keluarga di desa ini dan baru ada dua Pembina, yakni Ustadz Hisbullah dan Kepala KUA Siantan Tengah yang juga bolak balik ke Desa Air Sena.
.jpeg.webp)
Selain perjalanan bolak balik naik pompong (perahu), ketiadaan masjid atau mushola juga menjadi kendala dakwah Ustadz Hisbullah, sehingga pembinaan pun dilakukan di salah satu rumah warga muallaf. Adanya tempat ibadah agama lain.
Meski demikian, sedikit demi sedikit Ustadz Hisbullah tetap berikhtiar untuk menghidupkan dakwah Islam di sana, mulai dari menguatkan akidah, belajar iqro dan Al-Qur’an, hingga pengajian kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu, meski tak mudah untuk mengumpulkan para ibu untuk mau belajar.
DUKUNG DAKWAH PARA DAI DI SINI