LAZNAS Dewan Dakwah - Di berbagai pelosok di Indonesia, masih banyak masjid yang berdiri dengan kondisi sederhana. Atap berlubang, lantai keropos, hingga dinding yang sudah lapuk. Padahal mungkin masjid-masjid tersebut merupakan pusat keagamaan satu-satunya. Sama halnya dengan masjid Al Ghozali di pedalaman Sambas, yang kini bertransformasi dari gubuk sederhana menjadi masjid berbentuk kakbah.
Alhamdulillah, Masjid Al-Ghozali yang berada di pedalaman Sambas, tepatnya di Dusun Camar Bulan, Desa Temajuk, Kacamatan Paloh, Kabupaten Sambas, telah berdiri. Dan hal tersebut terjadi karena kebaikan dari Sahabat Dakwah.
Ketika hujan deras mengguyur, lantai mushola gubuk tersebut menjadi basah dan licin karena air yang merembes dari celah-celah atap daun yang rapuh. Demikian pula ketika hari terang, sinar matahari menembus atap menyebabkan udara di dalam mushola menjadi sangat panas.

Karena itu, demi menjaga pusat dakwah di pedalaman Sambas, mushola Al Ghozali dirobohkan untuk dibangun kembali menjadi masjid.
Simbol Kakbah yang biasa kita lihat ada di tanah suci, kini telah menjelma jadi Masjid Al-Ghozali. Akhirnya mushola gubuk tersebut bertransformasi menjadi masjid yang lebih luas. Berdirinya masjid ini juga sekaligus bentuk keteguhan iman jamaah dan masyarakat di tengah berbagai keterbatasan.
Baca Juga: 5 Keutamaan Memakmurkan Masjid, Mulailah dengan Langkah kecil

Alhamdulillah, kini tak ada lagi air yang merembes melalui celah-celah atap daun dan lantai kayu yang licin saat musim hujan tiba. Tak ada lagi panas yang menerobos ketika musim kemarau menyap
Masjid Al-Ghozali telah berdiri dengan tegak, menjadi atap bagi jamaah, masyarakat, sampai anak-anak dalam beribadah, belajar, mengaji, bersilaturahmi
Jazaakumullah khair, Sahabat Dakwah, sudah ikut andil membangun pusat dakwah di pedalaman Sambas, semoga setiap kebaikan yang dilakukan di Masjid Al-Ghozali menjadi amal baik untuk Sahabat semua.
Yuk, teruskan upaya bersama memakmurkan masjid diseluruh negeri hingga daerah pelosok bersama kenclengmasjid.id