Pelajari Dunia Kerja, Mahasiswi STID M. Natsir Kunjungi Laznas Dewan Da'wah

Waktu Posting : 05 Agt 2022
LAZNAS Dewan Da'wah- Selasa (2/8) Laznas Dewan Da'wah menerima kunjungan silaturahim dari dosen dan 25 mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Da'wah Mohammad Natsir (STID M. Natsir) di gedung Dewan Da'wah, Kramat Raya no. 45 Jakarta Pusat.

Kedatangan rombongan STID M. Natsir ini bertujuan untuk mempelajari dunia kerja dari sebuah lembaga zakat.

"Kita perlu mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang tidak gagap saat mereka menghadapi realitas dunia kerja, dan saya ajak Mahasiswi mengunjungi Laznas Dewan Da'wah untuk mengetahui ilmu praktiknya," ucap Ustadzah Muzayyanah Yuliasih, dosen mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia STID M. Natsir.

Sementara itu, pihak LAZNAS Dewan Da’wah menyambut baik kunjungan para civitas akademika STID M. Natsir untuk mempelajari pola kerja lembaga zakat.

"Saya senang menerima kunjungan dari STID M. Natsir. Selama saya di bagian SDM, ini pertama kalinya saya menerima kunjungan dari STID. Para Mahasiswi juga semangat sekali untuk belajar, jadi saya juga bersemangat," ujar Khairunnisa, Manager SDM Laznas Dewan Da'wah.

Dalam pertemuan itu, LAZNAS Dewan Da'wah turut menjelaskan berbagai program serta tugas dan fungsi masing-masing divisi. Ustadz Muhammad Idris Yusuf, Direktur Program dan Pendistribusian, mengatakan ada tiga  program utama Laznas Dewan Da'wah. Program itu antara lain Da'wah Pedalaman, Beasiswa Da'i dan, Pemberdayaan Masyarayat.

LAZNAS Dewan Da'wah, terangnya, merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional yang pengelolaannya diawasi berbagai pihak, seperti BAZNAS, Kementerian Agama dan pihak-pihak lainnya. Oleh karena itu, lanjutnya, setiap penggunaan dana harus ada laporan tertulisnya dimana laporan tersebut akan diberikan kepada para donatur, BAZNAS, MUI dan Kementerian Agama.

Setelah itu, LAZNAS Dewan Da'wah juga memaparkan secara singkat bagaimana Divisi Customer Relationship Management (CRM),  mengelola pelayanannya terhadap Muzakki & Munfiq.

Eka, salah satu tim CRM, menjelaskan ada beberapa cara divisinya memberikan maintanance kepada para Muzakki/Munfiqnya. Pertama dengan menginformasikan program Laznas dan reportnya via chat WhatsApp, Email, telepon atau surat. Kedua, menyapa secara personal via WhatsApp atau telpon untuk menanyakan kabar.  “Ketiga, memberikan pelayanan belajar Al-Qur'an," jelas Eka.

Divisi SDM juga memaparkan bagaimana Job Desk-nya dan pekerjaan yang dilakukan untuk menjadikan staf Laznas Dewan Da'wah berkualitas.

"Kami ada program Amil Class, yaitu kelas yang diadakan untuk para Amil Laznas Dewan dengan menghadirkan pembicara kompeten, yang bertujuan untuk pengembangan Amil," ucap Syamsiah, tim LAZNAS di bagian Pengembangan Amil.

Kadariah, seorang mahasiswi, mengaku senang dapat mempelajari pola kerja lembaga zakat.

Awalnya dia berfikir Laznas hanya sekedar wadah menyalurkan harta donatur kepada yang membutuhkan saja.

Namun, sambungnya, setelah datang dan mendengarkan langsung bagaimana pengelolaan dan sistem di Laznas, ternyata LAZNAS Dewan Da'wah memiliki peran yang lebih luas.

“Kami ucapkan terimakasih, karena telah memberi kesempatan untuk berkunjung dan mendapatkan ilmu, suatu kebanggaan bagi saya bisa bertemu dengan tim LAZNAS Dewan Da'wah," ungkap Kadariah.

Terakhir,  Ustadzah Muzayyanah menekankan pentingnya menjaga amanah donasi agar Laznas mendapatkan kepercayaan masyarakat. Hal itu, jelasnya, menciptakan trust masyarakat terhadap nilai amanah yang selama ini menjadi pedoman Laznas.

"Tetaplah berkarya, memberikan yang terbaik untuk ummat dan semesta," jelas Ustadzah Muzayyanah dalam kesan yang disampaikan untuk LAZNAS Dewan Da'wah.

Campaign Lainnya

Semua Cerita Sukses Kami