Pernah Melakukan Dosa Ini? Segera Tunaikan Kafarat, Tebus Dosa-Dosamu

Loading....

Rp 194.403.283 dari Rp 250.000.000
1371 Donatur
Mulai Donasi
Penggalang Dana
Terverifikasi
LAZNAS Dewan Dakwah
Informasi Lokasi
Indonesia
Detail Program

Pernah Melakukan Dosa Ini? Segera Tunaikan Kafarat, Tebus Dosa-Dosamu


LAZNAS Dewan Dakwah - Manusia tempat salah dan dosa. Namun, begitu besar dan luas rahmat Allah, Allah berikan kesempatan bertobat hingga ajal tiba. Segera Tunaikan Kafarat, Tebus Dosa-Dosamu

Di antara jalan tobat kita sebagai manusia yang melakukan dosa adalah membayar kafarat. Kaffârah (Arab) atau kifarat bermakna ‘menutupi’, yakni ‘menutupi’ dosa.

Ada beberapa dosa yang apabila kita melakukannya, maka kita diwajibkan untuk menunaikan pembayaran denda kafarat. Dosa-dosa tersebut di antaranya:

  1. Melanggar sumpah atas nama Allah
    Kafaratnya: Memerdekakan seorang budak / Memberi makan 10 orang miskin / Berpuasa selama 3 hari (QS Al-Maidah: 89)
  2. Berhubungan suami istri di siang hari Bulan Ramadhan
    Kafaratnya: Memerdekakan seorang budak / Berpuasa 2 bulan berturut-turut / Memberi makan 60 orang miskin
  3. Membunuh sesama manusia
    Kafaratnya: Memerdekakan seorang budak / Berpuasa 2 bulan berturut-turut (QS An-Nisa: 92)
    dan Membayar Diyat (sejumlah denda yang dikeluarkan oleh pelaku penganiayaan atau pembunuhan kepada keluarga korban).
  4. Dzihar (Menyerupakan punggung istri dengan punggung ibu)
    Kafaratnya: Memerdekakan seorang budak / Berpuasa 2 bulan berturut-turut / Memberi makan 60 orang miskin (QS Al Mujadilah: 3-4)
  5. Ila' (Sumpah suami untuk tidak menggauli istrinya dalam waktu tertentu)
    Kafaratnya: sama dengan kafarat sumpah yakni, Memerdekakan seorang budak / Memberi makan 10 orang miskin / Berpuasa selama 3 hari
  6. Membunuh binatang atau menebang / mencabut tanaman saat ihram di tanah suci
    Kafaratnya: Memotong seekor kambing / Berpuasa selama 10 hari / Memberi fidyah kepada fakir miskin senilai satu kambing (Rp 2.250.000,- / ekor kambing)

Bagaimana Hitungan Pembayaran Kafarat?

Kadar kafarat memberi makan ini untuk masing-masing orang adalah sebanyak 1 Shaa’ atau 3,25 – 3,8 Kg makanan pokok, seperti beras untuk satu orang penerima. Ini berdasarkan hitungan dalam mazhab hanafi yang membolehkan membayar kafarat dengan nilai uang.

Bila harga beras rata-rata Rp 10.000,- / kg, maka 3,25 kg = 32.500 / orang. Maka totalnya adalah 60 x 32.500 = Rp 1.950.000,-. Meskipun dalam mazhab hanafi dibolehkan membayar dengan nilai uang, namun lebih utama menggunakan pandangan mayoritas ulama, yaitu dengan makanan pokok, dan sejatinya bisa diberikan langsung oleh pembayar kafarat, jika tidak ada kesulitan.

Kafarat ini berlaku secara Akumulatif, jika seseorang melanggar sumpah sebanyak lima (5) kali maka perhitungan kafaratnya dikalikan lima (5), contohnya : 5 kali pelanggaran x 10 orang miskin x Rp 32.500 / orang = Rp 1.625.000

Kafarat Berhubungan suami istri di siang hari Bulan Ramadhan terdapat beberapa pilihan sesuai dengan kemampuan. Ustadz Ahmad menjelaskan bentuk-bentuk kafarat dari sebuah hadis berikut.

"Dari Abu Hurairah r.a bahwasanya ia berkata, “Pada suatu hari seorang laki-laki mendatangi Rasulullah saw dan berkata, ‘Wahai Rasulullah saw aku telah celaka.’ Rasulullah saw bertanya, ‘Apa yang mencelakakan kamu?’ Laki-laki tersebut menjawab, ‘Aku telah berhubungan badan dengan istriku pada siang Ramadhan.’

Rasulullah saw bertanya, ‘Apakah kamu mempunyai harta untuk memerdekakan seorang budak?’ ‘Tidak,’ jawab laki-laki tersebut. ‘Apakah kamu mampu berpuasa dua bulan berturut-turut ?’ tanya Rasulullah saw. ‘Tidak,’ jawab laki-laki tadi. ‘Apakah kamu mempunyai harta untuk memberi makan enam puluh orang miskin?’ tanya Rasulullah saw lagi. ‘Tidak,’ jawab laki-laki tadi. Kemudian dia duduk.

Tidak berapa lama kemudian Rasulullah saw datang dengan sekarung kurma. Beliau memberikannya kepada laki-laki tadi dan bersabda, ‘Bersedekahlah dengan kurma ini!’ Laki-laki tersebut bertanya, ‘Apakah saya sedekahkan kepada orang yang lebih miskin daripada saya? Padahal, tidak ada diantara dua batasan kota madinah ini orang yang lebih miskin daripada saya.’ Mendengar hal itu, Rasulullah saw tertawa sampai kelihatan gigi gerahamnya dan bersabda, ‘Pergilah dengan kurma ini dan berilah makan keluargamu!’.” (HR Bukhari dan Muslim).

Segera Tunaikan Kafarat, Tebus Dosa-Dosamu

Ustadz Ahmad lanjut menjelaskan bahwa bentuk kafarat semacam ini menurut mayoritas ulama harus dilakukan secara urut, tidak boleh memilih untuk memberikan makan enam puluh orang miskin jika ia masih kuat menjalankan puasa dua bulan berturut-turut. Dia juga tidak boleh berpuasa dua bulan, jika mampu memerdekakan budak.

Sahabat, bila kamu dalam kondisi ini dan ingin menunaikan kafarat dengan kemampuan memberi makan untuk enam puluh orang miskin, InsyaAllah Laznas Dewan Dakwah siap menjadi jembatan membantu menyalurkan kafarat tersebut kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Mari niatkan dalam hati dengan mantap, "Bismillah saya berniat membayar kifarat dengan berbagi untuk memberi makan fakir miskin. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa saya, Aamiin."


*Dalam Penggalangan Dana Program Operasional Lembaga sesuai dengan Perbaznas No. 1 tahun 2016 dan Fatwa MUI No. 8 tahun 2011
Baca Selengkapnya
Tampilkan lebih sedikit
Top Influencer
Hamba Allah
Rp 6.000.000
Mulai Donasi
Donasi
Rp 100.000
Hamba Allah
Rp 100.000
Hamba Allah
Rp 100.000
Hamba Allah
Rp 2.520.000
Hamba Allah
Rp 200.000
Reza butar butar
Rp 125.000
Hamba Allah
Rp 100.000
Hamba Allah
Rp 10.000
Hamba Allah
Rp 100.000
Hamba Allah
Rp 200.000
Hamba Allah
Doa Orang Baik

Pernah Melakukan Dosa Ini? Segera Tunaikan Kafarat, Tebus Dosa-Dosamu

Donasi Sekarang
(Ayo Bantu Sekarang)
Program Yang Sedang Berlangsung