Loading....
Sahabat, pernahkah kita menyadari bahwa di balik gemerlapnya kehidupan kota, terdapat saudara-saudara kita di wilayah pinggiran yang terus berjuang untuk memenuhi kebutuhan harian?
Seringkali kita menganggap daerah perkotaan sudah "aman" dan berkecukupan. Namun, kenyataannya, banyak warga di kawasan pinggiran kota yang terdampak oleh tingginya biaya hidup dan keterbatasan ekonomi. Bagi mereka, menikmati daging qurban adalah sebuah momen istimewa yang jarang dirasakan.
Banyak di antara mereka adalah pekerja harian yang penghasilannya hanya cukup untuk makan ala kadarnya. Bagi mereka, protein hewani seperti daging menjadi kemewahan yang belum tentu bisa terbeli dalam keseharian. Tak jarang, mereka pun harus menahan keinginan untuk mengonsumsi makanan bergizi karena prioritas kebutuhan pokok lainnya.
Selain faktor pangan, para guru ngaji dan penggerak dakwah yang membina masyarakat di wilayah pinggiran kota juga membutuhkan dukungan kita. Peran mereka sangat krusial dalam menjaga semangat keislaman di tengah arus urbanisasi dan tantangan sosial yang tinggi.
Pengiriman qurban ke wilayah pinggiran kota bukan hanya sekadar pembagian daging, tetapi juga simbol kepedulian agar saudara-saudara kita tidak merasa terasing di dekat pusat peradaban, serta sebagai penguat dakwah agar nilai-nilai keislaman tetap terjaga di masyarakat.
Oleh karena itu, dengan “Bismillah Bisa Qurban” tahun ini, Laznas Dewan Dakwah mengajak kepada sahabat dakwah semua untuk berbagi kebahagiaan dan menguatkan ukhuwah bagi saudara-saudara kita yang berjuang di pinggiran kota.