Loading....
LAZNAS Dewan Dakwah - Gempa bumi berkekuatan M7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026. Hingga Kamis, 20 Agustus 2026, BNPB mencatat 75 orang meninggal dunia, sementara warga lainnya mengalami luka dan harus mengungsi karena rumah serta fasilitas di sekitar mereka terdampak. Hingga kini (19/8) total pengungsi sebanyak 59.647 jiwa.
Hingga 20 Agustus 2026 tercatat 3.860 gempa susulan, gempa susulan terbesar mencapai magnitudo 6,2, sedangkan yang terkecil magnitudo 1,1. Sebanyak 30 gempa memiliki magnitudo di atas 5, dan 116 gempa susulan dirasakan oleh masyarakat.
Bencana belum benar-benar usai. Ribuan gempa susulan masih terjadi dan membuat banyak warga memilih tetap berada di tempat pengungsian karena khawatir kembali ke rumah. Kondisi ini membuat kebutuhan akan makanan, air bersih, perlengkapan darurat, dan kebutuhan dasar lainnya terus diperlukan.
Di tengah ujian ini, Fahri Ibrochim mengajak kita bersama-sama membantu saudara-saudara kita di NTT.
Bantuan yang kita berikan mungkin terlihat sederhana. Namun bagi saudara kita yang sedang kehilangan tempat tinggal dan harus bertahan di tengah bencana, satu paket makanan, air bersih, perlengkapan kebutuhan sehari-hari, atau bantuan lainnya bisa menjadi penguat untuk melewati hari.
Allah SWT berfirman:
“Dan barang siapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia.”(QS. Al-Ma’idah: 32)
Mari jadikan musibah ini sebagai kesempatan untuk menghadirkan kepedulian. Sedekah kita mungkin tidak menghapus seluruh kesedihan mereka, tetapi insyaAllah dapat menjadi tanda bahwa mereka tidak sendirian.
Karena dalam Islam, kepedulian kepada sesama bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang hadir ketika saudara kita membutuhkan.
Semoga setiap rupiah yang kita sedekahkan menjadi amal jariyah, meringankan beban saudara kita di NTT, dan menjadi sebab datangnya keberkahan dari Allah SWT.
Mari bantu. Mari peduli. Mari kuatkan saudara kita di NTT.