Mualaf Pedalaman Nikmati Qurban Anda di Bulan Kemerdekaan

Laznas Dewan Dakwah

Merdeka! Merdeka! Peringatan 17 Agustus banyak dipersiapan sejak dini hari. Dengannya, menjadi tanda bakti dalam mengenang jasa para pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan. Dari berbagai titik daerah, hingga ke perbatasan Negeri, isyarat kemerdekaan serentak digaungkan kembali.

Namun, bila menyisir ke pelosok Negeri, tangis anak-anak mualaf pedalaman pecah sedang memeluk perut kecil mereka yang kelaparan. Hari ini makan, esok tidak. Lusa ? Wallahu’alam! Arti merdeka menjadi sangat mengiris hati. ‘’Tak ingin lagi perih kelaparan!’’

Menyuarakan kemerdekaan tak mesti dengan semarak ornamen serba merah-putih. Namun, gema kemerdekaan tersebut menjadi lebih berarti tatkala saudara-saudara Muslim di pelosok Negeri bisa merdeka dari kelaparan yang kerap menjerat orang-orang yang jauh di pedalaman.

Idul Adha, menjadi momen berbagi agar kita lebih memperhatikan ‘piring dan perut’ saudara-saudara yang membutuhkan. Bagi mereka, bisa menyantap nikmat makanan daging bersama seluruh keluarga menjadi momen langka, mungkin hanya 1 tahun sekali saat Idul Qurban.

Sekerat daging Qurban menyisahkan makna mendalam bagi para mualaf pedalaman. Kantong daging tersebut menguatkan iman Islam mereka yang baru saja terikat dengan syahadatain, agar tak kembali lagi pada gerbang keyakinan sebelumnya. 
Tahun 2018, Deputi Bidang Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Musdalifah, menyebutkan konsumsi protein hewani masyarakat Tanah Air baru mencapai 8%. Jauh di bawah Malaysia yang mencapai 28%, Filipina 21% dan Thailand 20%.

Tahun 2019 ini, momen Idul Adha terjadi dalam 1 pekan yang sama dengan peringatan hari kemerdekaan Indonesia. Mari berikan makna kemerdekaan hakiki dengan gema syiar qurbanmu untuk saudara Muslim di pedalaman Negeri! Melalui berkurban di Laznas Dewan Da’wah dan pilih langsung penempatannya sesuai preferensimu!

1. Wilayah Mualaf dan Minoritas
– Suku Wana, Sulawesi Tengah
– Suku Akit, Riau
– Lereng Gunung Merapi, Jawa Tengah
– Lereng Gunung Merbabu, Jawa Tengah
– Pesisir Gunung Kidul, Yogyakarta
– Blitar Selatan, Jawa Timur
– Magelang, Jawa Tengah
– Sukabumi, Jawa Barat

2. Wilayah Pedalaman
– Pulau Buru, Maluku
– Pulau Seram, Maluku
– Soe, NTT
– Pulau Kangge, NTT
– Kep Sapeken, Madura

3. Wilayah Terluar Indonesia
– Pulau Nias, Sumatera Utara
– Pulau Mentawai, Suamtera Barat
– Pulau Enggano, Bengkulu
– Perbatasan RI – Malaysia di Sambas, Kalimantan Barat
– Perbatasan RI – Timor Leste, NTT

4. Wilayah Bencana
– Pulau Lombok, NTB
– Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah
– Pandeglang, Banten

5. Wilayah binaan Dai Dewan Da’wah Lainnya

6. Wilayah Marginal dan Miskin di Kota

Bagikan:

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*