Laznas Dewan Dakwah

UAS dan USB Ajak Investasi Amal untuk Dakwah Pedalaman

Menjelang tutup tahun 2018, Laznas Dewan Da’wah menyelenggarakan Silaturrahim Akhir Tahun yang mengundang dua ikon Dakwah Pedalaman, yakni Ustadz Abdul Somad (UAS) dan Mantan Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia periode 2007-2015 Ustadz Syuhada Bahri (USB) di Gedung Serba Guna 1, Asrama Haji Pondok Gede, Pinang Ranti, Jakarta Timur, Rabu (12/12).

Dalam kesempatan tersebut, baik UAS maupun USB menyebutkan peran Da’i Dewan Da’wah yang membina umat Islam di wilayah pelosok/pedalaman. Mereka mengajak tamu undangan yang hadir untuk berinvestasi amal dalam mendukung dakwah Islam di pedalaman Nusantara.

“Upaya Dewan Da’wah berangkat ke suku pedalaman, terasing, dan perbatasan, yang miskin ilmu, harta, serta iman,” jelas Ustadz Syuhada Bahri di tengah tausiyahnya.

“Dalam menghadapi hal itu, Dewan Da’wah melakukan kaderisasi di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir dan Akademi Dakwah Indonesia (ADI) agar dakwah Islam bukan hanya diyakini sebagai kewajiban, tetapi juga sebuah gerakan untuk menyelamatkan dan membangun Indonesia melalui dakwah,” tambahnya.

Ia pun menuturkan ganjaran pahala yang didapatkan melalui kontribusi sedekah di jalan dakwah.

“Ketika Bapak dan Ibu berinfak dan dipergunakan untuk membiayai Da’i yang ke pedalaman, maka setiap huruf yang diajarkan Da’i kepada umatnya, Bapak dan ibu akan turut kebagian pahalanya. Kalau diniatkan untuk kedua orang tua kita yang telah meninggal dunia, maka akan datang ke dalam kubur untuk menolong orang tua kita,” katanya.

UAS yang juga pernah turun langsung bersama Dewan Da’wah ke suku pedalaman Talang Mamak di Indragiri, Provinsi Riau memaparkan pengalamannya.

“Saya dari Pekan Baru, Ibukota Provinsi, 5 jam perjalanan darat. Kemudian naik sampan masuk ke pedalaman 7 jam. Meningap 2 malam, setelah itu saya pulang lagi ke pekan baru. Setahun dua kali saya masuk, Bulan Februari dan Agustus. Disangka orang saya sering ke sana karena videonya banyak di Youtube. Lalu siapa yang menetap disana ? inilah Da’i-Da’i yang dikirim oleh Dewan Da’wah. Saya jumpa langsung dengan mereka di sana,” papar UAS.

“Yang dilakukan Abdul Somad sekarang Tabligh Akbar di depan Gubernur, Bupati, dan orang yang baik-baik. Lalu siapa yang menyentuh orang-orang di pedalaman Kalimantan, Sulawesi, Papua, Sumatera, dan Jawa ?,” tanyanya kepada tamu undangan yang lebih dari 1000 orang tersebut.

“Bukan basa basi. Saya mengalami sendiri. Saya ke Suku Akid di Meranti, Dewan Da’wah yang mengirim Da’i di sana. Masuk ke Suku Talang Mamak, Da’i Dewan Da’wah juga yang bertahan,” tandasnya.

Melalui acara ini, lebih banyak orang menjadi tahu peran aktif Dewan Da’wah dalam membina umat hingga ke pelosok Nusantara. Hal ini sebagai bentuk upaya kontinyu yang dilakukan sejak tahun 1967 lalu untuk menyelamatkan dan membangun Indonesia dengan dakwah.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *