Laznas Dewan Dakwah

Dewan Da’wah Resmikan Proyek Kemanusiaan Berkelanjutan di Lombok

Laznas Dewan Da’wah meresmikan secara simbolik proyek kemanusiaan berkelanjutan pascabencana di Lombok oleh Pengawas Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Hartojo, Ketua Dewan Da’wah Provinsi NTB TGH Muharrar Mahfudz, Kabag Kesra Lombok Utara Zaenudin, dan Ketua MUI Kecamatan Bayan Lalu Maliki di Masjid Bangkit Nurul Iman, Dusun Treng Ilut, Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Selasa (20/11).

Peresmian tersebut mencakup program rehabilitasi bencana, yakni pembangunan Masjid Bangkit, Pondok Ridho Huntara untuk Da’i lokal, dan Kakus Jamban Ikhlas. Juga program jangka panjang, diantaranya penempatan Da’i pengabdian dakwah dan Guru Mengaji, serta pembangunan Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Provinsi NTB dan Pesantren Elkisi – Dewan Da’wah. Upaya ini merupakan proyek kemanusiaan yang berkelanjutan sejak masa tanggap darurat akhir Juli lalu.

“Sesuai dengan visi dan misi Dewan Da’wah untuk saling menjaga silturahim dan kebaikan di antara orang mukmin, kami hadir di sini dengan diwakili oleh Laznas Dewan Da’wah,” kata Pengawas Dewan Da’wah, Hartoyo.

Dalam sambutannya, ia memaparkan bahwa ada 10 Masjid Bangkit semi permanen yang telah selesai dibangun atas donasi dari donatur maupun mitra Laznas Dewan Da’wah. Salah satunya adalah Masjid Bangkit Nurul Iman yang menjadi tempat simbolisasi peresmian.

“Kita makmurkan Masjid Bangkit ini dengan tilawatil Qur’an. Ini yang akan mempercepat turunnya rahmat Allah. Semakin tenang kita dalam menata kembali kehidupan,” terang Ketua Umum Dewan Da’wah Provinsi NTB, TGH Muharrar Mahfudz.

“Kita harus bangkit, bangun kembali. Manfaatkan Masjid ini untuk kebangkitan moral, fikiran, dan ekonomi,” imbuhnya.

“Di balik bencana dan musibah, pascagempa ini NTB akan memiliki ADI NTB. InsyaAllah ADI NTB akan dibangun pembangunannya sebagai program jangka panjang,” tambah TGH lagi.

Dalam kesempatan tersebut, berbagai pihak mengutarakan ucapan terima kasih kepada Laznas Dewan Da’wah atas pembangunan yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Alhamdulillah kami ucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada pengurus Dewan Da’wah,” papar Kabag Kesra Lombok Utara Zaenudin yang mewakili Bupati Lombok Utara.

“Atas nama lembaga Majelis Ulama Kecamatan Bayan dan Warga Bayan, wabil khusus Desa Senaru mengucapkan terima kasih dari tingkat bawah sampai atas Dewan Da’wah, jazaakalah khairan jaza yang memberi ta’awun dalam masa duka kami,” ungkap Lalu Maliki.

Di akhir acara, empat orang Da’i Alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir yang akan melaksanakan pengabdian dakwah selama setahun ke depan di Lombok, yakni Muhyi Diya Wardana, Suryadi, Moh Fikri Shofa Azizi, dan Hifdzul Arifin diterima secara simbolik oleh TGH Muharrar Mahfudz.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *