24-25 Januari 2018 Tim LAZNAS Dewan Da’wah bergerak bersama ustadz Abdul Somad menuju pedalaman. Banyak hikmah dalam perjalanan bersama guru kita   ke pedalaman Suku Talang Mamak. Bukan hanya dari ceramah beliau, tapi dari keseharian beliau.

Beliau sangat sederhana, kharismatik, jenaka namun tegas. Yang sangat saya apresiasi adalah kepeduliannya terhadap saudara – saudara di pedalaman, beliau menginisiasi pembangunan masjid, rumah hafizh di Pedalaman Talang Mamak.

Kalau bukan karena keikhlasan yang tinggi, berat rasanya. Bayangkan, di tengah kesibukan beliau dan padatnya jadwal, beliau masih sempatkan waktu untuk mengunjungi Talang Mamak.

Perjalanan kesana pun tidaklah mudah, dari kota Pekan Baru menuju dusun Lemang Desa Rantau Langsat, kab.Indragiri Hulu saja bisa memakan waktu 7 jam perjalanan darat, dengan sebagian jalan yang terjal berbatu. Setelah itu, dilanjutkan dengan menggunakan perahu kecil dengan mesin jhonson 15 pk menyusuri hulu sungai Batang Gansal selama 5 jam , berbasah-basahan dengan air sungai, karena terkadang harus turun-naik perahu jika ada batu besar yang menghalangi perahu, untuk sampai di dusun Air Bomban tempat Suku Talang Mamak berada.

Pesan ustaz Abdul Somad, mereka yang ada di pedalaman juga saudara kita, berdakwah kepada mereka adalah kewajiban kita, semakin berat medan dakwah yang kita hadapi semakin besar pahala yang kita dapat, yakinlah,  kalau kita tidak ambil tugas dakwah ini, maka akan ada orang lain yang menjalankan tugas dakwah ini, orang-orang pilihan Allah SWT.

Maka jadikan diri kita pilihan Allah SWT yang bahu membahu mengemban tugas dakwah ini.

Ustadz Abdul Somad menambahkan bahwa Agama Allah ini akan tetap berdiri dan apa kontribusi kita??

Alangkah bahagianya Allah anugerahkan Islam di kehidupan kita.
Tempat ibadah yang indah nan megah.
Berbagai kajian Islam telah ramai tersebar dimana-mana.

Ternyata kita masih memiliki saudara
Yang Allah tempatkan di pelosok negeri.

Nasib mereka tak seindah nasib kita.
Cinta akan Islam namun keadaan mereka tidak mendukung.
Anak-anak pedalaman, keadaan mereka jarang terpintas di benak kita.
Tapi cita-cita mereka jauh menjulang tinggi ke angkasa.

Keperluan dakwah di daerah-daerah amat sangat tinggi, dikarenakan tantangan dan medan yang sangat berat. Sekaligus peluang yang sangat baik untuk para da’i dalam memberdayakan masyarakat.

Dewan Da’wah melalui program pengabdian da’wah pedalaman, telah melepas ratusan dai yang ditugaskan ke berbagai daerah pedalaman di nusantara.

Dewan Dakwah mempersiapkan para da’i yang tangguh ini melalui Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Muhammad Natsir yang merupakan Perguruan tinggi yang dibimbing langsung oleh Dewan Dakwah.

Para da’i Lulusan dari STID Mohammad Natsir ini dipersiapkan untuk Dakwah di Pedalaman, dan memberdayakan masyarakat pedalaman yang tersebar di 29 Provinsi di Indonesia.

Masyarakat pedalaman sangat menantikan akan hadirnya para da’i untuk membimbing mereka menuju islam yang kaffah, menyelamatkan aqidah mereka dan membersamai mereka. Menjadikan solusi dari berbagai permasalahan yang mereka hadapi, baik berupa aqidah dan ibadah mereka.

Dukungan anda sangat berarti untuk Dakwah mereka di Pedalaman.

Untuk itu kami mengajak sahabat berdonasi demi mewujudkan da’i-da’i yang dapat menjadi solusi di masyarakat pedalaman hingga ke penjuru nusantara.

Sahabat, mari berikan dukungan terbaik untuk dakwah pedalaman dengan cara:

  1. Klik “DONASI SEKARANG”
  2. Masukan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran (BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Kartu Kredit)
  4. Dapat laporan via email

“Jika manusia meninggal maka terputuslah amalnya, kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang mendoakannya” (HR Bukhari & Muslim).

wulan Rp 300.129
Naufal Jundi Rp 250.334
admin Rp 20.169
Total Donasi Rp 570.632

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*