Khoirun Nisa, Gadis Suku Ta’a yang Hafal 2 Juz

Laznas Dewan Dakwah

“Alhamdulillah, ngaji sama Ustadz sekarang saya hafal juz 29 dan 30,” ucap Khoirun Nisa (14), santriwati binaan Ustadz Reza Kurniawan, da’i Dewan Da’wah.

Itu prestasi luar biasa untuk ukuran bocah Kampung Ngoyo di puncak Gunung Salato, Morowali Utara.

Nisa tadinya bernama Pegang, hingga ia mualaf satu tahun lalu.

Masuk Islamnya lantaran gadis Suku Ta’a ini penasaran kepada lantunan bacaan Qur’an yang dibawakan teman-temannya.

Pegang akhirnya memeluk Islam dan jadi mualaf pertama dalam keluarganya. Namanya diganti jadi Khoirun Nisa.

Nisa lalu giat belajar baca Qur’an. Awalnya, ia hanya ingin bisa melafadzkan bacaan seperti temannya. Namun ternyata, eiring waktu, ia kini sudah hafal 2 juz.

Gadis belia itu kini juga turut dampingi kedua kakaknya yang dalam proses jadi mualaf.

Sedihnya, orangtua Nisa sampai saat ini belum tergerak untuk belajar Islam.

Namun, gadis yang bercita-cita jadi ustadzah ini terus berusaha mengenalkan Islam kepada bapak-ibunya.

Ia juga bertekad untuk mendakwahi orang Ta’a yang masih animisme.

Bagikan:

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*