Meriahnya Ramadhan di Aranday

Laznas Dewan Dakwah

Zakat Penghasilan – Ramadhan sebagai Bulan Panen Pahala, kadang belum dipahami umat awam di pedalaman.

Pun demikian di Kampung Aranday, Papua Barat. Awalnya, Ramadhan biasa-biasa saja di Distrik ini. Hingga datang da’i Dewan Dakwah, Ustadz Kabir Kokop, memberi pencerahan iman.

Khusus Ramadhan, Ustadz Kabir diperkuat da’i kafilah dakwah (Kafda).

Kafda STID M Natsir, Ustadz Abdurrahman dan da’i lainnya menempuh perjalanan ke  Arranday selama 2 hari  dari Ibukota,  dengan rintangan jalan berlumpur, terjangan ombak laut, dan hujan lebat.

Awal bulan Mei, sesampainya di sana mereka mengenal budaya dan kebiasaan lokal dengan bersilaturahim ke kepala kampung dan asatidz yang di pemukiman.

Kafda menggerakkan anak-anak. Sehingga untuk pertama kalinya, Kampung Aranday menyambut Ramadhan dengan pawai Tarhib dari Masjid At-Taqwa I ke Masjid At-Taqwa II.

Di akhir pawai, peserta mendapat  hadiah untuk anak-anak dan para ibu.

“Hadiah yang diberikan pun bagian dari syiar dakwah kami, berupa pakaian muslim, jilbab, dan mukenah,” ungkap Abdurrahman.

Disambung hari berikutnya dengan pesantren kilat selama 3 hari yang diikuti ratusan anak kampung Aranday, dengan materi tauhid, fiqih, siroh, tazkiyyah, aqidah akhlaq, dan  halaqah Al-Quran.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar dan antusias santri dan santriwati sangat luar biasa,” ucap syukurnya.

Kedatangan da’i pun juga mendapat respon positif dari guru-guru sekolah Aranday. Karena anak-anak Aranday ternyata masih banyak yang belum mengetahui rukun iman dan rukun Islam.

“Bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada da’i STID Natsir yang turut membina anak-anak kami yang memang kurang dalam pembinaan khususnya ilmu agama,” tutur Ustadz Yunardi, guru SMP Arranday.

Bagikan:

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*